bisa negosiasi di whatsapp
Menyelami Potensi Live Commerce di Indonesia: TikTok Shop Tembus US$13 Miliar pada 2025
7/9/20261 min read
Pengenalan Live Commerce di Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena belanja melalui aplikasi sosial telah meningkat pesat di Indonesia. Menurut data terbaru, TikTok Shop Indonesia mencatatkan Gross Merchandise Value (GMV) mencapai US$13,1 miliar pada tahun 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan angka yang mengesankan, yakni 111% dalam satu tahun, menjadikan pasar ini sebagai yang terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Dengan tren ini, penting bagi para brand untuk memahami dan memanfaatkan potensi yang ada di pasar live commerce.
Pergeseran Pola Belanja Konsumen
Sekitar 60% rakyat Indonesia kini mengandalkan platform live streaming untuk berbelanja. Kelebihan dari metode ini adalah tingkat konversi yang dapat mencapai tiga kali lipat dibandingkan dengan e-commerce tradisional. Saat brand melakukan siaran langsung di platform seperti shoptokopedia, mereka melaporkan kenaikan penjualan yang luar biasa, hingga tujuh kali lipat. Ini adalah waktu yang tepat bagi perusahaan untuk tampil di depan audiens mereka secara langsung.
Urgensi Memasuki Pasar Live Commerce
Data skala makro memberikan konteks yang penting dalam memahami "kenapa sekarang" menjadi waktu yang tepat untuk terjun ke dalam dunia live commerce. Pasar ini nyata dan sedang tumbuh, dan brand yang tidak memanfaatkan kesempatan ini akan tertinggal dari kompetitornya. Mengingat pertumbuhan yang stabil dan menarik di sektor ini, akan sangat merugikan bagi brand yang menunggu terlalu lama untuk beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.
Jadi, apakah brand Anda telah mengambil bagian dari rezeki pasar ini? Pasar live commerce Indonesia sudah bernilai ratusan triliun, dan untuk tetap relevan, penting bagi setiap brand untuk menghadapi tantangan ini dan merangkul setiap peluang yang ada.